Showing posts with label gramedia. Show all posts
Showing posts with label gramedia. Show all posts

Wednesday, May 14, 2014

[Review Buku] The Pilgrimage (Ziarah)

Author: Paulo Coelho
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
264 halaman

Gw baru selesai baca buku ini setelah berhari-hari. Keluhan utama gw adalah ngantuk, hampir selalu ngantuk pas bacanya. Entah apa emang karena kondisi gw yg lagi ngantuk, ato juga ditambah dengan bukunya yg emang bikin ngantuk. Juga karena kepotong sama acara2 laen, makanya ga langsung selesai bacanya.

Gw agak ragu, sebenarnya ini novel atau kisah nyata perjalanan Paulo Coelho sendiri. Sepertinya memang dokumenter, tapi kejadian-kejadian yg dialami sifatnya spiritual banget dan agak sulit dipercaya.

Saturday, May 3, 2014

[Review Buku] Selama Kita Tersesat di Luar Angkasa

Author: Maggie Tiojakin
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
241 halaman

Yang menonjol dari buku kumpulan cerpen ini adalah: pemilihan nama karakter yg aneh2 dan campur aduk dalam satu cerita.

Anouk, Barney, Jago. Leven, Nimbe, Bityo. Chaya, Weli, Paprius, Embra, Borbona, Tegunagu, Illago, Yama, Pukhsi, Jinny, Sersan SoAn So, Letnan Aparigi.

Nah, ternyata di bagian akhir, penulisnya ngasih keterangan. Dia emang sengaja ngasih nama karakternya aneh2 biar ga teridentifikasi dengan tempat atau budaya tertentu.

Wednesday, January 29, 2014

[Review Buku] Pembunuhan di Malam Natal

"Kami keturunan Lee memang seperti itu. Kami mengingat sesuatu sampai bertahun-tahun -- mendendam dan memendam sesuatu serta membiarkannya selalu hijau."


alias: Hercule Poirot's Christmas
Author: Agatha Christie
Penerbit: Gramedia
296 halaman

Sekali lagi gw salah memperhitungkan waktu yg dibutuhkan buat baca buku-buku Agatha Christie. Butuh waktu lebih banyak ketimbang baca buku2 drama biasa, sebab untuk baca buku detektif seperti ini, kata demi kata mesti dibaca dengan seksama. Itu cara gw bacanya, karena kalo ga teliti nanti bakal bengong ga ngerti apa-apa.

Gw udah pernah baca buku ini dulu sekali, sepertinya pinjem dari perpus sekolah. Kali ini hasil pinjeman kakak gw. Pernah juga liat serial Hercule Poirot versi BBC untuk kasus ini. Buku ini, menurut gw, adalah contoh ideal dari cerita klasik Agatha Christie, tentang pembunuhan yang terjadi di sebuah keluarga besar, dengan twist di akhir cerita untuk mengetahui siapa pelakunya. Jenis cerita yg gw suka.

Tuesday, January 21, 2014

[Review Buku] Daun yang Jatuh Tak Pernah Membenci Angin


Author: Tere Liye
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
264 halaman

Review ini akan mengandung SPOILER yg banyak sekali, jadi yg ga suka spoiler sebaiknya ga usah baca.

Ini salah satu buku yg juga dipinjem kakak gw dari reading walk. Gw baca waktu libur hari ini. Sehari selesai. Harus mulai darimana ya, soalnya gw merasa patah hati setelah baca. Kecewa. Bukan dengan kualitas ceritanya, tapi sepertinya Tere Liye memang hobi bikin pembacanya patah hati dengan kondisi karakter2 di bukunya. Ini buku ketiga Tere Liye yg gw baca. Pertama, The Gogons, lalu yg kedua Kau, Aku, dan Sepucuk Angpau Merah.

Pertama kali membaca halaman pertama, gw langsung menebak, bahwa lokasi "toko buku terbesar di kota ini" adalah Gramedia Depok. Tebakan yang langsung dibenarkan di halaman berikutnya yg menyebut nama Margonda. Nama Gramed ga pernah disebut, begitu juga nama Depok cuma sekali-dua kali disebut. Yah, mari mengulur waktu dulu dengan bahas hal-hal yg ringan.

Cerita berformat flashback untuk hampir semua bagian, dan plot di saat ini meneruskan ceritanya, di saat-saat penentuan. Flashback yg sebagian besar terjadi selagi tokoh utamanya berdiri di lantai 2 Gramed Depok untuk memandangi pemandangan jalan di bawahnya. Ah, gw jadi kepengen kesana, udah lama juga. OOT.

Saturday, January 18, 2014

[Review Buku] Rose Madder


alias: Wanita dalam Lukisan
Author: Stephen King
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
766 halaman

Buku ini gw beli 2 tahun lalu di IBF atau Pesta Buku Jakarta, entahlah apa waktu itu istilahnya, yg di Istora, bersama dengan buku2 lain. Harganya murah, cuma 20 ribu aja waktu itu. Buku ini jadi buku pertama yg gw baca dari paketan buku waktu itu. Juga buku Stephen King kedua yg gw baca, setelah waktu jaman kuliah baca Bag of Bones.

Okay. Ceritanya, Rose Daniels mengalami abuse dari suaminya, Norman Daniels, yg seorang polisi. Norman ini suka mukulin Rose di perut, pokoknya parah banget, tapi Rose terlalu takut buat ngelawan. Hingga akhirnya setelah 14 tahun pernikahan mereka, dia mendapati tetes darah di selimutnya (dari tenggorokannya), yang membuat dia memutuskan untuk pergi dari Norman. Kabur. Tak lupa membawa kartu ATM Norman untuk mengambil uang secukupnya, dia pergi terminal bis dan pindah ke kota lain. Tak lupa, Rose kembali menggunakan nama gadisnya, Rosie McClendon.

Tuesday, December 31, 2013

[Review Buku] Slammed


alias: Cinta Terlarang
Author: Collen Hoover
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
336 halaman


Blurb:

Layken harus kuat demi ibu dan adiknya. Kematian mendadak sang ayah, memaksa mereka untuk pindah ke kota lain. Bayangan harus menyesuaikan diri lagi dengan lingkungan baru sungguh menakutkan Layken. Namun semua berubah, begitu ia bertemu dengan Will Cooper, tetangga barunya.

Will memang menarik. Dengan ketampanan dan senyum memikat, pemuda itu menularkan kecintaannya pada slams––pertunjukan puisi. Perkenalan pertama menjadi serangkaian hubungan intens yang membuat mereka semakin dekat, hingga keduanya bertemu lagi di sekolah...

Sayangnya, hubungan mereka harus berakhir. Perasaan yang mulai tumbuh antara Will dan Layken harus dihentikan. Pertemuan rutin mereka di kelas tak membantu meniadakan perasaan itu. Dan puisi-puisi menjadi sarana untuk menyampaikan suara hati. Tentang sukacita, kecemasan, harapan, dan cinta terlarang mereka.

Monday, August 26, 2013

[Review Buku] The Ocean at the End of the Lane



alias: Samudra di Ujung Jalan Setapak
Author: Neil Gaiman
Penerbit: Gramedia Pustaka Utama
264 halaman


Buku bacaan book club edisi Agustus. Buku pertama Neil Gaiman yg gw baca. Beliau dikenal sebagai penulis di genre fantasi.

Plot:

Karakter utama di buku ini adalah seorang anak laki-laki (tak disebutkan namanya). Dia tidak memiliki teman, suka membaca buku-buku, dan suka kucing. Ayahnya menyewakan salah satu kamar di rumahnya yang besar, dan suatu ketika, orang yang tinggal di sana adalah seorang penambang opal. Si penambang membawa mobil ayahnya hingga ke ujung jalan setapak, dan kemudian bunuh diri di dalamnya. Si anak dan ayahnya dipanggil ke sana, dan saat itulah si anak juga berkenalan dengan Lettie Hempstock, anak perempuan yang tinggal di rumah di ujung jalan itu, serta ibunya, Mrs Hempstock, dan neneknya, Mrs Hempstock tua.