Friday, July 12, 2013

[Review Buku] Notasi


Author: Morra Quatro
Penerbit: GagasMedia
294 halaman


Buku ini merupakan buku pertama yang dibahas dalam book club Reight yang baru terbentuk bulan ini. Sewaktu diadakan polling tentang buku yg akan dibahas, gw belom pernah baca buku2 Morra sebelumnya, jadi ga begitu kenal gaya nulisnya. Waktu itu pun sebenarnya milih yg lain juga, berdasarkan satu-satunya parameter andalan gw: jumlah halaman. Jadi, gw milih yg paling tebel aja, hahaha. Dan itu bukan buku ini sebenarnya. Tapi gpp lah, itung2 baca jenis buku baru.

Review:

Nalia, menjelang pernikahannya dengan Faris, mengunjungi Jogja dan kampus UGM-nya ketika/setelah Merapi meletus. Ternyata, masih ada kenangan yang masih menghantuinya. Kenangan tentang masanya berkuliah di sana, awal2 ketika dia yang kedokteran gigi bertemu dengan anak2 teknik elektro, dan seseorang yang menempati hatinya setelah itu, Nino. Orang yang kemudian menghilang darinya setelah puncak ketegangan di tahun 1998 berlalu, dan masih menghantuinya hingga sekarang.

Ceritanya bagus, dan gw ga nyangka kalo isinya tentang pergerakan mahasiswa gitu. Di awal2 menarik untuk dibaca, sewaktu rombongan anak2 fkg mulai berseteru sama anak teknik, dan kemudian di tengah2 itu Nalia malah deket sama Nino. Semakin seru dan menegangkan di tengah2, apalagi ketika masuk ke bagian demo segala macem. Mengingatkan kita akan tragedi dan peristiwa penting waktu itu.

Anyway, kenapa judulnya Notasi ya?
lalu satu hal yg cukup mengganggu, banyak typo berupa kurang spasi, kata-kata atau titik yg langsung nyambung ke kata berikutnya.

Rating: 4/5.

Point-point untuk General Discussion:

1. First Impression
Covernya seperti cover2 Gagas lain, selalu bagus. Ga ada bayangan ceritanya tentang apa. Kalo dari judulnya, Notasi, mungkin ada hubungannya dengan musik. Gataunya bukan, kan.

2. How did you experience the book?
Karena gw bacanya pelan-pelan, ya dinikmati aja halaman demi halaman. Udah mulai asyik begitu masuk flashback dan ketemu konflik antara Naila dan anak2 radio teknik. Berikutnya ngalir terus dan makin seru.

3. Characters
Tokoh utamanya Naila dan Nino, ditambah temen2 mereka seperti Tengku, Farel, Ve, dll. Semua karakternya baik2, terutama Nino yg kalem dan damai. Awalnya kan anak2 teknik agak musuhan sama fkg, tapi ga berapa lama udah ilang konfliknya, karena keadaan, dan mungkin juga karena dijembatani Naila dan Nino yg deket.

4. Plot
Menarik dan bikin gw larut bacanya. Bacanya 2 hari, ga langsung baca dari awal sampe akhir. Alur utamanya diceritakan dalam flashback. Terbagi jadi 3 bagian, dimana bagian 3 alurnya menjadi lambat dan gw ga begitu suka yg ini, karena Nino-nya udah ilang dan cuma muncul lewat surat-suratnya.

5. POV
diceritakan dengan pov orang pertama dari Naila. Yang bikin gw agak susah membayangkan Naila ini rupanya seperti apa, secantik apa dia.

6. Main Idea/Theme
Cinta yang belum tuntas, dan masa-sama menegangkan di tahun 98 yang dialami mahasiswa di Jogja.

7. Quotes
kalimat yg udah nongol di cover, dan kemudian diulang2 lagi oleh Nino, "suatu hari aku akan kembali", atau "suatu saat aku pasti kembali"

8. Ending
Awalnya, gw mengira endingnya itu mengada-ada. Kok bisa-bisanya dia ketemu Nino lagi, tapi setelah baca penjelasan Nino, oh iya mungkin sih. Tapi sayang banget kenapa mereka ga ketemu lebih awal.

9. Questions
Judul Notasi itu jadi sebenarnya maknanya apa?
Siapa orang yang menjadi dasar untuk karakter Naila?

10. Benefits
Memberi gambaran yang terjadi ketika peristiwa tahun 98 terjadi, dari sisi mahasiswa yg aktif, terutama yang di UGM. Karena yang gw tau palingan yg di Jakarta doang, itupun ga terlalu inget banyak. Juga ngasih gambaran tentang kondisi mahasiswa di jaman itu, tentang persaingan antar BEM.

-oo-

No comments:

Post a Comment